Kamis, 27 Januari 2011

IKMR RIAU NEWS: SEMINAR ADAT DAN BUDAYA MINANGKABAU


Memasuki awal tahun 2011, Ikatan Keluarga Minang Riau- Prov. Riau kembali menaja suatu acara "SEMINAR ADAT DAN BUDAYA MINANGKABAU" dengan tema: "KESELARASAN DAN PERPADUAN BUDAYA MINANGKABAU DAN BUDAYA MELAYU DALAM KEHIDUPAN ANTAR BUDAYA"
Seminar Budaya ini akan dilangsungkan di Haluan Riau Ballroom, Jl Tuanku Tambusai. Pekanbaru pada hari Sabtu 29 Januari 201 dari jam 07.00 WIB s/d selesai.
Adapun Materi serta pembicara dalam acara seminar ini terdiri dari 3 orang pembicara dengan tiga materi, antara lain:

Bpk Sayuti Dt. rajo Panghulu(Ketua LKAAM Sumbar) dengan materi "Gejala Adat Minang Kabau antara seharusnya dan kenyataan yang berkembang saat ini"

Bpk H.Tennas Effendi (budayawan Riau) selaku pembicara ke2 dengan materi "Keselarasan dan Perpaduan Budaya Minangkabau dan Budaya Melayu dalam Kehidupan antar Budaya"

Bpk Prof. Dr.Azyumardi Azra (Budayawan Minang) pembicara dengan materi "Mendalami Adat Istiadat Minang antara seharusnya dan kenyataan yang berkembang saat ini"

Selain acara penyampai materi tersebut juga ada serangkaian acara antara lain peresmian acara seminar budaya oleh Ketua Umum IKMR, Bpk H. Basrizal Koto, Pembukaan Mubes IWMR Riau, pelantikan Organisasi Artis dan Seniman Minang Riau, serta hiburan yang dimeriahkan oleh Artis2 minang dari kota padang dan Pekanbaru antara lain : An Roys, One dan Ajo Zakir Umbarat, Ryan, Devi Prima, Man RAno, Yarel Sikumbang dan Ecilia.

"Diharapkan seminar ini bisa berjalan lancar, dan kepada Mahasiswa, khususnya IMAMI Riau agar bisa mengikuti seminar ini secara utuh" ucap Bpk Ir.H.Marjoni Hendri selaku Sekum IKMR Riau, saat kami temui di Sekretariat IKMR Riau.
(ekomc)

Kamis, 20 Januari 2011

PENGURUS KAN TANJUNG BONAI TANAH DATAR DIKUKUHKAN



Kepengurusan Kerapatan Adat Nagari (KAN) Tanjuang Bonai Kecamatan Lintau Buo Utara periode 2011-2016 yang dipimpin H. Syamsi Dt. Panduko Sarindo, dikukuhkan Ketua LKAAM Tanah Datar Zulfahmi Dt. Rajo Putih, di Aula Kantor KAN Tanjuang Bonai, Senin (17/1).

Hadir pada acara Pengukuhan Pengurus KAN Tanjuang Bonai tersebut Bupati Tanah Datar diwakili Asisten I Hardiman, Camat Lintau Buo Utara Suhermen, unsur Muspika, Walinagari Tanjuang Bonai Zul Irfan, walinagari se-Kecamatan Lintau Buo Utara dan tokoh masyarakat setempat.
Ketua LKAAM Tanah Datar Z. Dt. Rajo Putiah mengatakan keberadaan KAN di nagari diharapkan segala persoalan yang akan menjadi tantangan dalam adat dapat diatasi. Karena semua unsur pimpinan adat memiliki peran dalam mengatur kehidupan masyarakat adat di nagari.
\"Adanya pengurus KAN di nagari diharapkan akan dapat menyelesaikan permasalahan yang terkait dengan adat yang ada di nagari,\" ungkapnya.
Disebutkan, KAN sebagai pucuk pimpinan adat di nagari, mengambil peran di tengah masyarakat. Saat ini, sebut Dt. Rajo Putiah, kepengurusan KAN tidak lagi dikukuhkan oleh kepala daerah, tetapi Ketua LKAAM. Hal ini sudah kesepakatan Niniak Mamak.
\"KAN hendaknya dapat memberikan masukan kepada pemerintah nagari dan BPRN dalam pelaksanaan ABS-SBK, membuat kode etik hak dan larangan Niniak Mamak dalam salingka nagari dan lainnya terkait kehidupan bernagari,\" terangnya. (fan/tanahdatar.go.id)

Silat Lintau, Kami Tidak Pernah Klaim



Presiden dan Guru Utama Pertubuhan Seni Silat Lintau Pasir Puteh, Kelantan (PSSLPP) Dr Kamal Shah, hari ini menyatakan bahawa beliau dan seluruh ahli PSSLPP tidak pernah membuat klaim bahawa Silat Tua Lintau yang berasal dari Lintau, Kabupaten Tanah Datar sebagai sebahagian daripada Silat Malaysia.
Kenyataan ini dibuat memandangkan ada pihak yang sewenang2nya memberi pandangan dan amaran supaya tidak mengklaim Silat Tua Lintau sebagai berasal dari Malaysia. Justeru itu, beliau menyeru semua pihak terutama rakan-rakan dari Ranah Minangkabau yang mengenali beliau supaya menenangkan teman2 serta kenalan mereka yang belum mengenali pribadi serta misi beliau untuk melestarikan Silat Tua Lintau di Malaysia.

Silat Lintau mula dikembangkan di Malaysia dan didaftarkan sebagai sebuah persatuan pada tahun 1963. Ianya mula diajar kepada orang ramai oleh Haji Abdul Mulok bin Ideham yang berasal dari Minangkabau.

Dr. Kamal menyatakan rasa kesalnya terhadap mereka yang sering melemparkan kata2 yang berbentuk ugutan serta menggambarkan kebencian kepada dirinya dan PSSLPP. “Kami bukan orang Minang, tapi kami cinta kepada Minang, adatnya, silatnya dan budayanya” kata beliau lagi.

Silat Lintau menjadi pilihan Dr. Kamal yang mempunyai silsilah dari Jawa. Beliau merupakan keturunan kesebelas dari Bintoro Raden Adipati Danu Radjo, seorang pembesar Jawa pada tahun 1820an.

Ujar beliau lagi “walaupun saya warganegara Malaysia tetapi darah yang mengalir ini tetap darah Indonesia, maka apa salahnya saya melestarikan seni budaya yang berasal dari Indonesia”

Beliau juga mengingatkan pihak tertentu di Malaysia agar tidak membuat dakwaan palsu tentang Silat Lintau dan sejarahnya. Ini kerana memang ada yang membuat dakwaan yang tidak berasas dan palsu tentang asal-usul Silat Tua Lintau. Mereka yang membuat klaim sedemikian bukan ahli PSSLP.

“Kami tahu asal usul Silek Tuo Lintau yang sebenarnya dan kami menyangkal segala dakwaan yang dibuat oleh golongan tertentu dalam hal ini” kata beliau lagi.

Siaran berita ini diharapkan akan dapat menyelesaikan segala permasalahan tentang Silat Lintau terutama yang dipimpin oleh Dr. Kamal.

Untuk mengenali Dr. Kamal boleh saja melayari laman Facebook di http://www.facebook.com/group.php?gid=90147930285.

Diharap dengan penjelasan ini, tidak ada lagi pihak yang bersengkata dengan Dr. Kamal dimasa akan datang.

Ayo Lestarikan Silek Tuo Lintau


sumber: message by fb Kamal Shah
(silatindonesia.com)

Jumat, 31 Desember 2010

Renungan Tahun Baru 2011



Oleh : Fadil Abidin

Apa yang baru dari tahun baru? Waktu tetap berjalan. Bumi tetap berputar pada porosnya. Matahari tetap terbit dari timur dan tenggelam di barat.

Hari tetap berganti dari pagi, siang, dan menuju malam. Yang baru dari tahun baru adalah pemaknaan dan pembatasan manusia pada ruang, waktu dan peristiwa.

Satu tahun sebenarnya adalah sebuah garis batas imajiner kurun waktu yang sering dipakai untuk membatasi antara masa lalu dan masa yang akan datang. Imajiner berarti waktu berjalan relatif dengan pemaknaan yang berbeda-beda. Satu tahun bukanlah mutlak harus terdiri dari 365 hari.

Kaum Muslimin misalnya menyebut satu tahun adalah 350 hari, termasuk juga bangsa dan kepercayaan lain yang menggunakan penanggalan lunar (berdasarkan peredaran bulan mengelilingi bumi). Bangsa Persia, Mesir Kuno, Inca dan Maya menyebut satu tahun 360 hari, berdasarkan satu lingkaran adalah 360 derajat.

Tahun Masehi pada awalnya selama beberapa ratus tahun lamanya berjumlah 300 hari karena satu tahun hanya terdiri atas 10 bulan. Bulan Juli dan Agustus disisipkan pada penanggalan Masehi untuk bulan ketujuh dan kedelapan. Penyisipan ini dilakukan ketika agama Kristen mulai berkembang serta untuk menghormati Julius Caesar dan Augustus Caesar yang dianggap berjasa menyebarkan agama Kristen di Eropa.

Akibat penyisipan ini maka nama-nama bulan pada kalender Masehi terasa menyimpang. Bulan Oktober, November dan Desember yang dalam bahasa Latin berarti bulan ke-8, 9 dan 10 tapi setelah penyisipan itu diubah menjadi bulan ke-10, 11 dan 12.

Tahun kabisat mulai diberlakukan pada abad pertengahan setelah timbul kekacauan penanggalan. Bulan April yang seharusnya musim semi malah turun salju sebagai tanda awal musim dingin yang biasanya jatuh pada akhir bulan Desember. Pihak otoritas gereja pada waktu itu kemudian melakukan ‘korupsi’ penanggalan, bulan April diubah menjadi Desember dan langsung merayakan Natal.

Jadi satu tahun atau tahun baru itu mempunyai banyak versi dan definisi menurut kepercayaan, budaya, aspek astronomi dan kesepakatan yang melatarbelakanginya. Di sekolah kita selalu diajarkan secara mutlak oleh para guru bahwa satu tahun adalah waktu evolusi bumi mengelilingi matahari untuk kembali ke tempat kedudukannya semula selama 365 hari. Benarkah? Memangnya kita tahu kedudukan awal bumi di mana?

Maka sebenarnya yang terpenting dalam menyambut tahun baru bukanlah pergantian angka tahun dari 2010 kepada 2011 yang selama ini kita rayakan dengan gegap gempita karena itu hanya angka-angka yang bisa diubah dan direkayasa oleh manusia. Apa yang berjalan secara rutin ini harus kita pahami sebagai sesuatu yang lepas dari rutinitas, yakni kebaruan itu sendiri. Oleh karena itu tahun baru tidak boleh jatuh menjadi rutinitas, karena itu hanya akan melucuti esensi kebaruan yang terdapat di dalamnya.

Karena esensi kebaruan dapat berlangsung kapan saja, maka tahun baru pada hakikatnya bisa terjadi setiap hari. Tahun baru lebih tepat digunakan sebagai sebuah momentum untuk melakukan evaluasi dan renungan yang dapat digunakan untuk mengubur hal-hal yang tidak baik selama kurun satu tahun sebelumnya untuk mengambil hikmah dan solusi yang kemudian dijadikan semangat dan optimisme ke depan. Meski kita tahu bahwa tidak perlu menunggu satu tahun untuk melakukan perubahan-perubahan dalam hidup, karena setiap saat adalah perubahan.

Terus Optimis

Walaupun kita tinggal di negeri yang ‘kacau-balau’ dengan tingkat korupsi dan kemiskinan yang tinggi, bencana alam yang silih berganti dan ketidakadilan yang menyeruak di mana-mana, optimisme harus tetap dibangkitkan.

Meminjam istilah Peter Drucker, "Orang bisa melihat gelas isinya setengah penuh (half full) dan bukan setengah kosong (half empty). Yang membedakan adalah mood atau sikap kita terhadap kondisi saat itu".

Orang yang optimistis akan selalu mengatakan kalau gelas itu is half full, sementara orang pesimistis akan mengatakan kalau gelas itu is half empty. Kenyataannya gelas itu memang setengah berisi air dan setengahnya lagi kosong, tetapi karena sikap dan paradigma orang yang memandangnya berbeda maka persepsi dari orang-orang itu juga berbeda-beda.

Hal ini sangatlah menarik untuk kita renungkan. Kalau kita orang yang optimistis, maka kita menjalani kehidupan ini dengan segala nilai positif, kemauan, hasrat dan semangat yang tinggi ada dalam diri kita serta kemauan yang kuat untuk selalu maju.

Sedangkan kalau orang pesimistis, mungkin saja benar bahwa gelas itu is half empty. Tetapi orang pesimistis sangat susah melewati hidupnya karena dia harus melewati hidupnya dengan segala beban kemurungan, kesedihan dan kesusahan.

Sekali lagi Peter Drucker mengingatkan bahwa: "Dalam kenyataannya kita pun tak bisa mengubah hal itu. Kita tidak bisa mengubah fakta yang telah terjadi. Tetapi kalau kita melihat dengan cara yang lain, maka kita akan mempunyai sebuah makna yang berbeda dalam melihat persoalan tersebut".

Sangat penting untuk melihat dan mempunyai sikap atau attitude yang tepat dan baik dalam kita melakoni kehidupan ini. Spektrum kita dalam melihat kehidupan ini haruslah luas dan dari berbagai sisi. Bukankah Allah dalam firman-Nya telah menyuruh kita untuk selalu mengingat-Nya baik dalam keadaan berdiri, duduk bahkan berbaring dan itu dihubungkan dengan proses penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya siang dan malam serta ciri orang yang berakal. Dan itu merupakan isyarat bahwa kita harus "meluas" dalam berfikir sehingga tindakan kita benar dan bernilai.

Sebagai penggugah, Bill Gates pada tahun 80-an pernah bermimpi suatu saat dapat menghadirkan komputer di setiap rumah. Sesuatu yang dianggap sulit diwujudkan pada masa itu. Mimpinya itu hari ini menjadi kenyataan dengan kepemilikan komputer yang tumbuh pesat setiap tahun, kemajuan teknologi informasi dan komunikasi begitu mencengangkan pada zaman ini yang tidak pernah dibayangkan duapuluh atau bahkan sepuluh tahun yang lalu. Bill Gates dengan visinya mampu menjadikan dirinya sebagai orang terkaya di dunia. Perlu diingat, mimpi dapat mengubah hidup seseorang.

Jangan Menjadi Manusia Celaka

Tahun baru juga melahirkan masalah dan tantangan-tantangan baru yang perlu untuk ditanggapi secara tepat dan jernih. Tantangan dan masalah baru tidak bisa ditanggap dengan kerangka berpikir dan tindakan-tindakan lama.

Oleh karena itu tahun baru juga berarti keberanian untuk melihat dunia dengan cara baru, yakni cara yang mungkin sebelumnya tidak terpikirkan. Tanpa keberanian semacam itu, tahun baru hanyalah merupakan tahun lama yang berganti angka dan nama, namun tanpa mengubah substansi di dalamnya.

Tahun baru selalu menjanjikan harapan akan perubahan ke arah yang lebih baik. Memang mudah merencanakan atau berjanji untuk melenyapkan kebiasaan jelek di masa lalu. Dibutuhkan komitmen, semangat dan kerja keras untuk mewujudkannya. Tahun baru adalah momen untuk menyatakan dan menegaskan komitmen itu untuk perubahan ke arah yang lebih baik.

Tanpa pernyataan, ketegasan, dan tindakan konkret untuk mewujudkan harapan serta menggulirkan perubahan, perayaan tahun akan kehilangan maknanya, dan menjadi ritual yang miskin substansi.

Jadi, mumpung masih ada waktu mari kita luangkan waktu untuk sejenak menyepi, merenung dan membuat gambaran besar tentang kehidupan kita, visi atau impian yang kita inginkan untuk kemakmuran diri pribadi, keluarga, masyarakat, bangsa dan negara di tahun mendatang. Atau dalam bahasa agama, mulailah dengan niat atau nawaitu yang ikhlas dan benar.

Tahun baru adalah momen yang penting untuk melakukan introspeksi atas segala kegagalan dan kekecewaan yang pernah terjadi. Momen yang tepat untuk melakukan evaluasi sekaligus apresiasi terhadap prestasi yang telah kita capai hingga saat ini. Ada ungkapan yang mengatakan, "Barangsiapa yang hari ini lebih baik daripada hari kemarin, maka ia merupakan orang yang beruntung. Kalau sama saja, dia adalah orang yang merugi. Sedangkan kalau lebih buruk, dia adalah orang yang celaka".***

Penulis adalah pemerhati masalah sosial-kemasyarakatan, Mahasiswa FIP Program PSKGJ Unimed
(analisadaily.com)

Rabu, 17 November 2010

PENGUMUMAN SELEKSI PENERIMAAN CPNSD KABUPATEN TANAH DATAR FORMASI TAHUN 2010


P E N G U M U M A N
Nomor : 810/1097/ BKD DAN DIKLAT - 2010

TENTANG

PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL DAERAH (CPNSD)
DILINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN TANAH DATAR
TAHUN 2010 DARI PELAMAR UMUM

Dalam rangka pengisian formasi CPNSD Tahun 2010, sesuai dengan surat Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara RI Nomor : B/2572/M.PAN-RB/10/2010 tanggal 27 Oktober 2010 perihal Persetujuan Rincian Tambahan Alokasi Formasi CPNS Daerah Tahun 2010 dan Keputusan Bupati Tanah Datar Nomor : 813/924/BKD DAN DIKLAT-2010 tanggal 11 Nopember 2010 tentang Penetapan Tambahan Formasi Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah Kabupaten Tanah Datar Formasi Tahun Anggaran 2010 dari Pelamar Umum, maka Pemerintah Kabupaten Tanah Datar membuka kesempatan luas kepada masyarakat untuk diangkat menjadi CPNSD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar Formasi Tahun 2010, Info lengkap dowload DISINI